Sebelum ke topik pembahasan bagaimana cara mengobati orang kena santet sebelumnya saya ingin membagikan kepada anda terlebih dahulu pengenalan seputar santet.

Gak bisa dipungkiri juga, penyakit diri yang diakibatkan oleh santet sangat-sangat banyak dialami oleh orang-orang baik itu dari kalangan kita orang indonesia sendiri juga dari masyarakat yang ada di luar negri, tapi tentu aja, sebutan santet di indonesia dan di luar negri berbeda tapi walaupun berbeda ciri-ciri dari terkena santet baik itu di indonesia dan di luar negri juga sama saja.

Cara Mengobati Orang Kena Santet

Dan karena banyak sekali orang yang sering mengalami masalah terkena santet, jadi kali ini pengobatanparanormal.com akan berbagi kepada anda seputar Cara Mengobati Orang Kena Santet yang semoga saja dapat membantu mempemudah dan meminimalisir terjadinya akibat santet yang lebih parah.

Tapi, seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, saya tentu saja tidak akan langsung membahas bagaimana cara mengobati orang kena santet langsung pada intinya, terlebih dahulu kita akan berkenalan dulu tentang santet, bagi anda yang sudah sangat familir sekali dengan santet anda dapat melewati pembahasan ini, tapi bagi anda yang baru saja tertarik dan belum terlalu tahu tentang santet, anda perlu tahu ‘Apa Itu Santet’ agar tidak salah paham nantinya.

 

Apakah Santet Itu?

“Santet” (santhet-Jawa) merupakan kepanjangan dari “mesisan benthet” atau “mesisan kanthet’: Yang dimaksud dengan mesisan benthetadalah “sekalian retak” akibat benturan keras, sedangkan mesisan kanthet adalah sekalian lengket.

Digunakannya istilah “santet” yang berkonotasi provokatif itu untuk memberikan motivasi bagi para pengikut aliran santet agar dalam menjalankan aktivitas yang terkait dengan urusan santet itu tidak setengah-setengah. Sesuai dengan istilah mesisan yang berarti “sekalian” atau “terlanjur”, andaikan dengan santet  itu tidak mampu membuat calon korban sakit atau tewas, digunakanlah cara lain, misalnya menggunakan racun.Cara Mengobati Orang Kena Santet

Begitu juga dengan santet untuk tujuan memikat (pelet/ guna-guna), makna mesisan kanthet juga memberikan motivasi jika misalnya menggunakan pelet atau guna-guna itu tidak membuahkan hasil, dalam arti orang yang dituju tidak kasmaran atau tergila-gila, orang tersebut bisa dibawa lari atau diculik. Tradisi yang berlaku di kalangan penggemar atau pengikut aliran santet ini adalah “kalah cacak, menang cacak’: Artinya, kalah dicoba, menang pun harus dicoba. Soal nanti berhasil atau gagal, itu urusan belakangan. Kalah sebelum bertanding tidak ada dalam kamus mereka.

Konotasi santet selama ini sebagai ilmu hitam sesungguhnya kurang tepat karena mereka membagi ilmu santet itu dalam empat warna yang disebut magie, yakni kuning, merah, hitam, dan putih.

  1. Magie kuning adalah pelet dengan karakter lembut atas dasar kasih-sayang untuk tujuan dinikahi.
  2. Magie merah adalah pelet dengan karakter keras untuk memikat, tetapi ada unsur dendam dan mempermalukan korban.
  3. Magie hitam untuk mengirim penyakit, kesialan, atau membunuh.
  4. Sementara itu, magie putih untuk penyembuhan.

Istilah santet yang berasal dari bahasa Jawa Timuran ini kemudian lebih terkenal dibandingkan dengan istilah serupa untuk aktivitas yang sama. Seperti teluh, ganggoang, dan sogna di Jawa Barat dan Banten. Orang-orang Jawa Tengah menyebut tenung; di Bali disebut dengan desti, teluh, atau tenang jana; di Sumatera Barat biring atau tinggam; Sumatera Utara begu ganjang; Papua suangi: serta di Minahasa disebut dengan pandot. Dan, masih banyak istilah lainnya.

 

Santet dalam Catatan Sejarah & Tradisi

Fenomena santet bukan hanya tradisi dalam masyarakat pada masa Kerajaan Kediri. Metode mengirim energi jarak jauh untuk tujuan tertentu (bela diri atau menyakiti orang lain) ini dimiliki hampir semua bangsa dari berbagai belahan dunia, tanpa melihat asal-muasal suku dan kepercayaan atau agama yang dianutnya.

Praktik sejenis santet ini pada tahun 1450-1750 sudah ada di Eropa Barat. Pada saat itu terjadi tindakan anarkisme di seluruh Eropa dengan cara membakar hidup-hidup orang yang diduga sebagai dukun santet. Di Amerika Serikat, pada tahun 1692, di kawasan Salem, Massachusetts, juga pernah tercatat sejarah hitam adanya pembunuhan ratusan orang yang dicurigai sebagai dukun santet.

Sementara itu, munculnya komunitas santet di Jawa Timur, terkait erat dengan pergolakan politik menjelang runtuhnya kerajaan Majapahit, yakni adanya penyerangan dari Demak.

santet-jawa Cara Mengobati Orang Kena Santet

Penyerangan Demak pada saat itu sebenarnya bukan kemauan pribadi Raden Patah. Terlebih Sultan Demak itu sudah diperingatkan Putri Campa, ibu kandungnya, mengingat Raja Brawijaya V adalah ayah tiri Raden Patah. Namun, karena Raden Patah tidak mampu mengendalikan ambisi para panglima perangnya, terjadilah penyerbuan itu.

Akibat penyerbuan itu, pasukan Majapahit dan sebagian penduduk menyingkir ke barat di sekitar Gunung Lawu dan sebagian menyingkir ke timur (Gunung Bromo, Semeru, dan Tengger), serta menyeberang ke Pulau Bali. Raja Brawijaya V sendiri menyingkir ke Gunung Lawu dan menghabiskan waktu dengan bertapa hingga mencapai mokswa. Brawijaya V kemudian dikenal sebagai Sunan Lawu.

Bentuk pelampiasan dendam orang-orang Majapahit atas serangan Demak yang menyebabkan mereka terusir dari tanah kelahiran dan keyakinannya dilakukan dengan cara supranatural. Mereka yang semula menyimpan ilmu santet sebagai pegangan pribadi yang semula penyebarannya terbatas pada Iingkup tertentu, saat itu mulai dilepaskan kepada masyarakat umum. Kebijakan ini untuk sebuah misi balas dendam terhadap orang-orang dari kerajaan Demak.

Kebijakan menyebarkan ilmu santet ini bersifat personal pada level bawah yang dilakukan orang yang berada di luar sistem kerajaan. Salah satu tokoh penyebar santet yang terkenal adalah Mbah Bungkuk dan para murid yang pernah belajar padanya. Mbah Bungkuk dikenal sebagai tabib, yang karena kesaktiannya menyebabkan dia disegani kalangan istana.

 

Ilmu Santet Tidak Selalu Bertujuan Untuk Kejahatan

Bagaimana pendapat pengikut aliran santet menyikapi tudingan bahwa santet adalah ilmu hitam?

Sebutan santet sebagai ilmu hitam hanya persepsi dari “orang luar”. Ketidaktahuan orang luar terhadap tradisi orang-orang pada zaman Kerajaan Kediri itu menyebabkan mereka mengambil sikap gebyah uyah atau pukul rata. Karena kebanyakan orang yang berbicara santet adalah mereka yang tidak terlibat langsung dengan dunia persantetan, atau mereka yang mengenal santet dari sumber yang tidak jelas.

Santet menurut mereka adalah tradisi turun-temurun yang hingga kini masih dilestarikan sebagian orang sebagai sebuah ngelmu sekaligus ageman (pegangan) untuk mempermudah berbagai problem hidup. Karenanya tidak mengherankan jika hingga saat ini, santet masih dipelajari secara sembunyi-sembunyi oleh sebagian pengikutnya, walaupun dijelaskan bahwa tidak setiap pengikut santet mampu menguasai ilmu santet secara utuh karena semua ditentukan dari kesungguhan dalam laku batin dan faktor wadah atau bakat.

 

Tanda-Tanda Orang Terkena Santet Hitam

Santet hitam adalah teknik mengirim energi negatif, yang reaksi dan gejala awalnya secara umum mirip dengan gejala stres. Di antaranya, merasa lelah saat bangun tidur pada pagi hari, jantung berdebar-debar, otot-otot punggung dan tengkuk tegang, tidak bisa santai, mengalami gangguan pada usus, otot dan perasaan lebih tegang, gangguan tidur; serta intensitas mimpi buruk makin meningkat.

Kondisi tersebut kemudian memunculkan sifat pemarah, pelupa, gugup, tidak mampu konsentrasi, takut tanpa sebab, tidak kerasan tinggal di rumah, dan berhalusinasi seperti sering mendengar ketukan pintu, suara langkah kaki, suara orang memanggil yang setelah diteliti ternyata tidak ada.

Sementara itu, secara fisik, datangnya santet sering ditandai dengan gejala-gejala telapak kaki terasa panas dan berat, banyak mengeluarkan keringat dingin, pusing, nyeri pada ulu hati, serta rasa pegal berpindah-pindah.

Tanda-tanda tersebut sering muncul pada masa pergantian waktu berikut.

  1. Antara fajar dan pagi (sekitar pukul 05.35 atau setelah subuh).
  2. Pergantian antara petang dan malam (sekitar pukul 17.35 atau menjelang maghrib)
  3. Menjelang tengah malam dan lepas tengah malam (sekitar pukul 24.00).
  4. Siang hari setelah waktu lahar (sekitar pukuI 12.00).

Selain tanda-tanda seperti telah disebutkan, tanda datangnya santet sering kali melalui mimpi yang menyeramkan. Ada korban santet yang pada pagi harinnya mengalami kelumpuhan pada salah satu kakinya setelah malam harinya bermimpi kakinya digigit ular.

Ada korban santet yang muntah darah karena malamnya bermimpi didatangi seorang kakek berbaju hitam yang memaksanya untuk minum darah.

 

Cara Mengobati Orang Kena Santet

Akhirnya sampai pada topik utama yang paling di tunggu-tunggu, yaitu bagaimana cara mengobati orang kena santet.

Untuk mengobati orang kena santet, secara mandiri, ada cara mengobati orang kena santet yang dapat anda lakukan, yaitu secara tradisional dan dengan memanjatkan doa, berikut caranya:

Cara Mengobati Orang Kena Santet

  1. Cara Mengobati Orang Kena Santet Secara Tradisional

    Cara mengobati orang kena santet secara tradisional banyak dilakuan orang-orang tua zaman dahulu dengan mengajak korban santet itu untuk kungkum atau berendam di tempuran sungai pada waktu-waktu yang dianggap baik, seperti weton atau hari kelahiran berdasarkan kalender Jawa.

    Korban yang tidak mampu berjalan, air “pertemuan dua sungai” dapat diambil oleh orang lain lalu digunakan untuk mandi dan sedikit airnya dapat diminum. Air sungai tempuran (yang bersih) dapat digunakan untuk merebus kembang gading, lalu airnya diminumkan selama tujuh pagi dan petang. Sebelum minum disarankan untuk berdoa mohon kesembuhan kepada Tuhan.

    Cara lain dapat juga bisa dilakukan, yaitu menggunakan tanah mesjid. Caranya dengan mengunjungi 21 masjid dalam sehari. Jika memungkinkan hal ini dilakukan langsung oleh korban santet atau jika tidak memungkinkan karena faktor kesehatannya, bisa diwakilkan kerabat atau orang yang diyakininya.

    Setiap kali mengunjungi mesjid, disarankan melakukan salat hajat minimum dua rekaat dan setelah itu baru mengambil sedikit tanah yang masih ada di lokasi mesjid.

  2. Cara Mengobati Orang Kena Santet Dengan Doa Nurbuat

    Menurut riwayat, Rasulullah SAW setelah melaksanakan salat subuh bersama para sahabat dan duduk di masjid, datanglah malaikat Jibril seraya berkata, (Aku diutus oleh Allah membawa doa nurbuat untuk diserahkan kepadamu (Rasulullah).”

    doanurbuawat Cara Mengobati Orang Kena Santet

    Bunyi doa Nurbuat, ‘Allaahumma dhisshulthaanil ‘adziim. Wa dzil man nil qadiim wa dzil wajhil kariim wa waliyyil kalimaatit-taammaati wad-da’awaati mustajaabati ‘aqilil hasani wal husaini min anfusil haqqi ‘ainil qudrati wannaazhiriina wa ‘ainil insi wal jinni wa in yaakadul ladziina kafaruu la yuzliquunaka bi-abshaarihim lamma sami’udz dzikra wa yaquuluuna innahu lamajnuun wa maa huwa ilia dzikrul lil’aalamiin wa mustajaabu luqmanil hakiimi wa waritsa sulaimaanu daawuuda ‘alaihis salaamu al waduudu dzul ‘arsyil majiid thawwil’umrii wa shahhih ajsadii waqdli haajatii waktsir amwaalii wa aulaadii wa habbib linnaasi ajma’in. Watabaa ‘adil ‘adaa wata kullahaa min banii aadama ‘alaihis salaamu man kaana hayya wa yahiqqal baathilu innal baathila kaana zahuuqaa. Wa nunazzilu minal qur’aani maa huwa syifaa-uw wa rahmatul li1 mu’miniina. Subhaana rabbika rabbil ‘izzati ‘ammmaa yashifuuna wa salaamun ‘alai murshaliina wal hamdu lillahi rabbil ‘aalamiin.”

    Artinya, “Ya Allah, Zat yang memiliki kekuasaan yang agung, yang memiliki anugerah yang terdahulu, memiliki wajah yang mulia, menguasai kalimat-kalimat yang sempurna, dan doadoa yang mustajab, penanggung Hasan dan Husain dari jiwajiwa yang hak, dari pandangan mata yang memandang, dari pandangan mata manusia dan jin. Dan sesungguhnya orangorang kafir benar-benar akan menggelincirkan kamu dengan pandangan mereka, ketika mereka mendengar Al-Quran dan mereka berkata: “Sesungguhnya ia (Muhammad) benar-benar orang yang gila, dan Tiadalah itu semua melainkan sebagai peringatan bagi seluruh alamo Allah yang mengabulkan doa luqmanul hakim dan mewariskan Sulaiman bin Daud AS, Allah adalah Zat Yang Maha Pengasih lagi memiliki singgasana yang mulia, panjangkanlah umurku, sehatlah jasad tubuhku, kabulkan hajatku, perbanyakkanlah harta bendaku dan anakku, cintakanlah semua manusia dan jauhkanlah permusuhan dari anak cucu Nabi Adam AS, orang-orang yang masih hidup dan semoga tetap ancaman siksa bagi orang-orang kafir. Dan katakanlah: “Yang hak telah datang dan yang batil telah musnah, sesungguhnya perkara yang batil itu pasti musnah”. Dan Kami turunkan dari AI-Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman, dan AI-Quran tidak akan menambah kepada orang-orang yang berbuat aniaya melainkan hanya kerugian. Maha Suci Allah Tuhanmu Tuhan Yang Maha Mulia dari sifat-sifat yang di berikan oleh orang-orang kafir. Dan semoga keselamatan bagi para Rasul. Dan segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam.”

    Agar hasilnya maksimal, pembacaan doa Nurbuat bisa dilakukan pada hari kedua dengan jumlah bacaan 33 kali. Dan jika sudah banyak kemajuan, bisa diadakan kenduri dengan doa bersama, disarankan sedikitnya oleh 11 orang laki-Iaki yang sudah dewasa dan berakal. Dalam kenduri itu para pembaca doa hendaknya menyelipkan doa Nurbuwat sekali di bagian akhir doanya.

 

Bagaimana Jika Pengobatan Santet Dengan 2 Teknik Tersebut Tidak Bisa Menyembuhkan Orang Yang Terkena Santet?

Ada 2 kemungkinan mengapa cara mengobati orang kena santet secara mandiri  tidak memberikan hasil, yaitu karena  anda tidak yakin dengan kemampuan diri anda sendiri, dan anda tidak memiliki bakat alami untuk menyembuhkan orang yang terkena santet, kalau mengatakan tidak memiliki bakat, sebenarnya semua orang memiliki bakat untuk menyembuhkan, tapi mungkin ada energi negatif yang masih menyelubungi, sehingga bakat tersebut tidak bisa keluar pada diri anda.

Jika pengobatan secara mandiri yang anda lakukan tidak berhasil, kami lebih menyarankan Anda untuk konsultasikan secara lanjut dengan kami Team Pengobatan Paranormal melalui:

Call/SMS: 0822 4272 2014 / 0857 2679 2014 (Mbak Ayu)

PIN BB: 56F3B6E7

Email: metafisika103@gmail.com

langsung lewat ‘Live Chat’ yang ada di pojok kiri layar ini.

Atau langsung lewat website di halaman KONSULTASI GRATIS.

Kami akan berusaha memberikan solusi masalah yang anda alami.

 

Jika anda merasa artikel pengobatan paranormal cara mengobati orang kena santet bermanfaat bagi ilmu supranatural anda, please share agar semua orang dapat mendapatkan manfaat dari ilmu ini juga 🙂

 

2,638 total views, 2 views today